Selasa, 20 Desember 2011

Sisi Negatif dari Internet

Sisi Negatif dari Internet :



Pada posing kali ini, kita akan membahas tentang internet, salah satu teknologi yang sudah merajalela dimasyarakat.
Internet berasal dari kata interconnection-networking, merupakan sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking. dengan Internet, orang bisa menjelajah di dunia maya bahkan bisa terhubung dan berkomunikasi dari jarak yang sangat jauh.
Namun, setiap orang mempunyai cara dan sikap yang berbeda dalam menyikapi sesuatu, begitu pula menyikapi internet. sebagian besar orang menggunakan internet sesuai dengan manfaatnya dan mendapatkan berbagai hal positif, tapi tak sedikit orang yang menggunakan internet hanya untuk hal-hal yang merugikan pada posting kali ini, kita juga akan membahas dampak negatif dan positif dari intrenet.
DAMPAK NEGATIF
Jika ada dampak positif, pasti akan muncul juga dampak negatif. dibawah ini merupakan beberapa dampak negatif bagi pengguna internet.
ü Penipuan, hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. berbagai modus menipu dalam internet bermunculan. dan bagi kita yang hobby berbelanja di internet memang harus berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan segala macam dan produk yang ditawarkan di internet. karena jika kita tak teliti, kita pun bisa menjadi korban penipuan.
ü Pornografi, anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela, sama halnya seperti penipuan.

ü Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. Jadi internet tergantung pada pemakainya bagaimana cara mereka dalam menggunakan teknologi itu, namun semestinya harus ada batasan-batasan dan norma-norma yang harus mereka pegang teguh walaupun bersentuhan dengan internet atau di dalam dunia maya.
Nah, sebagai remaja pengguna internet, segala hal mengenai dampak positif dan negatif diatas tergantung pada kita. banyak sekali manfaat dari internet dan alangkah sayngnya jika kita hanya menyalahgunakannya saja, selain hal-hal negatif itu melanggar norma, juga tidak menguntungkan sama sekali, bahkan dapat merugikan. dan tentunya sebagai orang terpelajar, mari kita sosialisasikan cara berinternet yang baik dan aman, yaitu dengan cara memanfaatkan internet sesuai kebutuhan dan tak berlebihan, serta menjauhkan diri dari situs-situs yang menyimpang. mulai ajak diri kita sendiri untuk berinternet sehat, lalu ajak orang sekitar kita, hingga internet menjadi media yang benar-benar sehat untuk digunakan.



Mengkontrol Keuangan Pribadi dengan cara Pemrioritasan Kebutuhan





Mengkontrol Keuangan Pribadi dengan Pemrioritasan Kebutuhan
Masalah utama sebuah keluarga yang selalu ada biasanya seputar keuangan. Bisa karena kekurangan uang, kelebihan uang atau karena bingung bagaimana mengatur uang yang penghasilannya pas-pasan sedangkan kebutuhan akan selalu melebihi pemasukkan.
Namun maka dari itu semua kata kuncinya adalah bagaimana mengatur keuangan keluarga atau pribadi dengan cerdas, cermat dan sebaik-baiknya. Karena masalah mengatur keuangan tidak memandang Anda orang miskin, menengah atau kaya. Karena siapa pun bisa mengatur keuangan keluarganya, maka bisa dikatakan 50% mereka sudah sukses dan berhasil dalam hal finansialnya.
Untuk itu pada tulisan kali ini kami akan membagi salah satu kiat yang diambil dari salah satu endorser MyFamily Accounting yaitu bapak Ahmad Gozali. Adapun beliau memberikan sebuah kiat dan tips rahasia bagaimana agar sebuah keluarga sukses dalam mengatur keuangan keluarganya. Adapun rahasia sukses tersebut adalah dengan melakukan langkah-langkah berikut ini secara urut dan disiplin, yaitu:
Setiap kali menerima gaji maka langkah awal yang terpenting yang harus Anda lakukan pertama kali adalah dengan membayar cicilan hutang terlebih dahulu. Mengapa? Karena hutang adalah kewajiban terpenting yang wajib Anda penuhi kepada pihak lain apakah dari bank dan institusi finansial lainnya.
Karena kedisiplinan Anda dalam membayar cicilan merupakan cerminan rapor dan nama baik Anda di mata mereka. Sekali saja Anda telat/mangkir membayar maka nama Anda akan masuk dalamblakck list yang patut diwaspadai nantinya. Sehingga menjaga nama baik sebagai seorang debitor sangat penting di sini, karena akan bermanfaat nantinya di masa yang akan datang. Selain itu pula dengan memprioritaskan membayar cicilan ini, berarti kita sudah menghargai para kreditor kita yang sudah berbaik hati meminjamkan uang kepada kita.
Sumber (google “ Cara mengatur uang yang baik “ )

Pengertian Kalimat dan Unsur-unsur kalimat





     Kalimat adalah gabungan dari dua buah kata atau lebih yang menghasilkan suatu pengertian dan pola intonasi akhir. Kalimat dapat dibagi-bagi lagi berdasarkan jenis dan fungsinya yang akan dijelaskan pada bagian lain. Contohnya seperti kalimat lengkap, kalimat tidak lengkap, kalimat pasif, kalimat perintah, kalimat majemuk, dan lain sebagainya.
Setiap kalimat memiliki unsur penyusun kalimat. Gabungan dari unsur-unsur kalimat akan membentuk kalimat yang mengandung arti. Unsur-unsur inti kalimat antara lain SPOK :
  • Subjek / Subyek (S)
  • Predikat (P)
  • Objek / Obyek (O)
  • Keterangan (K)
Ø Ciri-Ciri Subjek
  • Jawaban atas Pertanyaan Apa atau Siapa kepada Predikat.
    Contoh :
    1. Juanda memelihara binatang langka
    Siapa memelihara? Jawab : Juanda. 
    (maka juanda adalah S sedangkan
    memelihara adalah )
    Siapa atau apa Binatang langka ? = tidak ada jawaban
     
    2.
     Meja itu dibeli oleh paman.
    Apa dibeli ? = jawab Meja
¨ Biasanya disertai kata itu,ini,dan yang (yang ,ini,dan itu juga sebagai pembatas antara subyek dan predikat)
Contoh : Anak itu mengambil bukuku
Ø Ciri-Ciri Predikat
¨ Menimbulkan Pertanyaan apa atau siapa.
Dalam hal ini jika predikat maka dengan pertanyaan tersebut akan ada jawabannya.
Perhatikan pada Subyek diatas. Subyek dan predikat ditentukan secara bersama-sama.
¨ Kata Adalah atau Ialah
Predikat kalimat dapat berupa kata adalah atau ialah. Kalimat dengan Predikat demikian itu terutama digunakan pada kalimat majemuk bertingkat anak kalimat pengganti predikat.
¨ Dapat Disertai Kata-kata Aspek atau Modalitas
Predikat kalimat yang berupa verba atau adjektiva dapat disertai kata-kata aspek seperti telahsudahsedang,belum, dan akan. Kata-kata itu terletak di depan verba atau adjektiva. Kalimat yang subjeknya berupa nomina bernyawa dapat juga disertai modalitas, kata-kata yang menyatakan sikap pembicara (subjek), seperti ingin,hendak, dan mau.

Ø Ciri-Ciri Objek

Predikat yang berupa verba intransitif (kebanyakan berawalan ber- atau ter-) tidak memerlukan objek, verba transitif yang memerlukan objek kebanyakan berawalan me-. Ciri-ciri objek ini sebagai berikut.
¨ Langsung di Belakang Predikat
Objek hanya memiliki tempat di belakang predikat, tidak pernah mendahului predikat.
¨ Dapat Menjadi Subjek Kalimat Pasif
Objek yang hanya terdapat dalam kalimat aktif dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Perubahan dari aktif ke pasif ditandai dengan perubahan unsur objek dalam kalimat aktif menjadi subjek dalam kalimat pasif yang disertai dengan perubahan bentuk verba predikatnya.
¨ Didahului kata Bahwa
Anak kalimat pengganti nomina ditandai oleh kata bahwa dan anak kalimat ini dapat menjadi unsur objek dalam kalimat transitif.

Ø Ciri-Ciri Keterangan

Ciri keterangan adalah dapat dipindah –pindah posisinya . perhatikan contoh berikut:
Cintya sudah membuat tiga kue dengan bahan itu.
S P O K
Dengan bahan itu Cintya sudah membuat tiga kue .
Cintya dengan bahan itu sudah membuat tiga kue.
Dari jabatan SPOK menjadi KSPO dan SKPO .Jika tidak dapat di pindah maka bukan keterangan.


Cyberspace

Cyberspace





Tentang Cyberspace :
Kita sering mendengar kata cyberspace, tapi kita tidak tahu apa arti kata cyberspace itu. Disini saya akan sedikit menjelaskannya. Cyberspace berakar dari kata latin Kubernan yang artinya menguasai atau menjangkau. Sedangkan kata Cyberspace pertama kali digunakan oleh William Gibson dalam novel fantasi ilmiahnya Neuromancer yang terbit pada tahun 1984.
Perkembangan cyberspace telah mempengaruhi kehidupan sosial pada berbagai tingkatannya. Keberadaan cyberspace tidak saja telah menciptakan perubahan sosial yang sangat mendasar. Pengaruh cyberspace terhadap kehidupan sosial setidaknya tampak pada tiga tingkat : individu, antar individu, dan komunitas.
Pada tingkat individu, cyberspace menciptakan perubahan mendasar dalam pemahaman kita tentang diri dan identitas. Struktur cyberspace membuka ruang yang lebar bagi setiap orang untuk secara artifisial menciptakan konsep tentang diri dan identitas. Kekacauan identitas akan mempengaruhi persepsi, pikiran, personalitas, dan gaya hidup setiap orang. Bila setiap orang bisa menjadi siapapun, sama artinya semua orang bisa menjadi beberapa orang yang berbeda pada saat yang sama. Pada akhirnya yang ada dalam cyberspace adalah permainan identitas: identitas baru, identitas palsu, identitas ganda, identitas jamak.
Tingkat interaksi antarindividu, hakikat cyberspace sebagai sebagai dunia yang terbentuk oleh jaringan (web) dan hubungan (connection) bukan oleh materi. Kesalingterhubungan dan kesalingbergantungan secara virtual merupakan ciri daricyberspace. Karena hubungan, relasi, dan interaksi sosial di dalam cyberspacebukanlah antarfisik dalam sebuah wilayah atau teritorial, yaitu interaksi sosial yang tidak dilakukan dalam sebuah teritorial yang nyata.
Pada tingkat komunitas, cyberspace dapat menciptakan satu model komunitas demokratis dan terbuka. Karena komunitas virtual dibangun bukan di dalam teritorial yang konkret, maka persoalan didalamnya adalah persoalan normatif, pengaturan, dan kontrol. Dalam komunitas virtual cyberspace, pemimpin, aturan main, kontrol sosial tersebut tidak berbentuk lembaga, sehingga keberadaannya sangat lemah. Jadi, di dalamnya, seakan-akan “apa pun boleh”.
Cyber bully :
Cyber bully atau Cyber bullying adalah segala bentuk kekerasan yang dialami anak atau remaja dan dilakukan teman seusia mereka melalui dunia cyber atau internet. Cyber bullying adalah kejadian manakala seorang anak atau remaja diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh anak atau remaja lain melalui media internet, teknologi digital atau telepon seluler.
Cyber bully merupakan salah satu kejahatan yang dilakukan melalui dunia maya, hal ini dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai maksud dan tujuan beragam. Ini bukanlah sesuatu hal yang baru di dunia maya, telah banyak tulisan atau bahkan kesaksian dari korban atau bahkan pelaku Cyber bully di internet.
Bentuk dan metode tindakan cyber bullying amat beragam. Bisa berupa pesan ancaman melalui e-mail, mengunggah foto yang mempermalukan korban, membuat situs web untuk menyebar fitnah dan mengolok-olok korban hingga mengakses akun jejaring sosial orang lain untuk mengancam korban dan membuat masalah.
Hal-hal apa yang menyebabkan Cyber bully ?!
Banyak hal mengapa Cyber bully terjadi, motivasi pelakunya juga beragam. Ada yang melakukannya karena marah dan ingin balas dendam, frustrasi, ingin mencari perhatian bahkan ada pula yang menjadikannya sekedar hiburan pengisi waktu luang. Tidak jarang, motivasinya kadang-kadang hanya ingin bercanda.
Cyber bullying yang berkepanjangan bisa mematikan rasa percaya diri anak, membuat anak menjadi murung, khawatir, selalu merasa bersalah atau gagal karena tidak mampu mengatasi sendiri gangguan  yang menimpanya. Bahkan ada pula korban cyber bullying yang berpikir untuk mengakhiri hidupnya karena tak tahan lagi diganggu! Remaja korban cyber bullying akan mengalami stress yang bisa memicunya melakukan tindakan-tindakan rawan masalah seperti mencontek, membolos, lari dari rumah, dan bahkan minum minuman keras atau menggunakan narkoba.
Contoh Kasus Cyber bully :
“Beberapa tahun lalu, ketika masih mengajar, saya menemukan kasus seperti ini: ada orang tua murid tiba-tiba memindahkan anaknya ke sekolah lain. Permintaan pindah yang tiba-tiba ini ternyata bukan tanpa sebab. Si anak ketakutan diteror oleh seorang kakak kelasnya melalui jejaring sosial  Facebook. Walaupun sekolah berusaha menangani dan menjembatani, si anak tetap berkeras untuk pindah.”
(Sumber : ““Anak Main Internet Awas Cyber bullying”, Akhmad Taufik, Intisari, Agustus 2011
 http://en.wikipedia.org/wiki/Cyber-bully…, diunduh tanggal 3 September 2011)
Sekarang ini cyberbullying, seperti yang dialami oleh si anak di atas, ternyata sudah berkembang menjadi gejala umum yang dialami oleh anak sejalan dengan pesatnya kemajuan teknologi internet.
Pencegahan :
1.Jangan merespon.
Pelaku bullying selalu menunggu reaksi dari korbannya.maka, jangan terpancing memberikan meresponnya.
2. Jangan membalas aksi pelaku.
Membalas yang dilakukan pelaku cyberbullying bisa membuat Anda ikut menjadi pelaku dan makin menyuburkan aksi yang tak menyenangkan ini.
3. Adukan pada orang yang dipercaya. Jika anak-anak yang menjadi korban, mereka harus melapor pada orang tua, guru, atau tenaga konseling di sekolah. Selain mengamankan korban, tindakan ini akan membantu memperbaiki sikap mental pelaku.
4. Simpan semua bukti. Oleh karena aksi ini berlangsung di media digital, korban akan lebih mudah meng-capture, lalu menyimpan pesan, gambar atau materi pengganggu lainnya yang dikirim pelaku, untuk kemudian menjadikannya sebagai barang bukti saat melapor ke pihak-pihak yang bisa membantu.
5. Segera blokir aksi pelaku. Jika materi-materi pengganggu muncul dalam bentuk pesan instan, teks, atau komentar profil, gunakan tool preferences/privasi untuk memblok pelaku. Jika terjadi saat chatting, segera tinggalkan chatroom.
6. Selalu berperilaku sopan di dunia maya. Perilaku buruk yang dilakukan, seperti membicarakan orang lain, bergosip, atau memfitnah, akan meningkatkan risiko seseorang menjadi korban cyberbullying.
7. Selalu berperilaku sopan di dunia maya. Perilaku buruk yang dilakukan, seperti membicarakan orang lain, bergosip, atau memfitnah, akan meningkatkan risiko seseorang menjadi korban cyberbullying.

Contoh tulisan produk : Mini Safe Deposit Box

Contoh tulisan produk : Mini Safe Deposit Box 


         Mini Safe Deposit Box adalah sebuah deposit box kecil yang boleh kita pakai untuk menyimpan barang barang kecil yang berharga seperti cincin, kalung, uang, ataupun surat cinta.
Design deposit box ini boleh di katakan lumayan simple, tetapi dengan warna merah yang kuat/terang, keseluruhan tampilannya lansgung terlihat sangat modern dan sangat menarik perhatian.




Meringkas Bahasa Indonesia ragam pidato

Meringkas Bahasa Indonesia Ragam Pidato




· Pendahuluan peran pidato :
Berbicara didepan umum dengan teman, dosen, dan lingkungan masyarakat tentunya sudah menjadi kebiasaan sehari-hari sebagai mahasiawa. Tapi pernahkah kita memperhatikan seorang pemuka agama meyampaikan ceramahnya di depan orang banyak ?, jika pernah.. Apakah kita bisa melakukan hal seperti itu ?. Jawabannya tentu tidak semudah yang dibanyangkan. Ceramah, pidato adalah penyampaian informasi secara lisan kepada orang banyak dengan maksud dan tujuan tertentu.
Perlu kemampuan yang baik dalam mengolah kata, pemikiran yang baik dan ritme suara agar para pendengar menjadi tertarik terhadap pidato yang kita sampaikan. Seorang tokoh dalam masyarakat, seorang pemimpin, lebih-lebih lagi seorang sarjana atau ahli harus memiliki pula keahlian untuk menyajikan pikiran dan gagasannya secara oral. Dalam sejarah umat manusia dapat dicatat betapa keampuhan penyajian lisan ini, yang dapat merubah sejarah umat manusia atau sejarah suatu bangsa.
Pidato yang baik adalah pidato yang dapat mempengaruhi para pendengar, pembicara dalam hal ini harus mengetahui topik yang saat ini sedang ramai di lingkungan masyarakat beserta penyelesaiannya. Denag begitu para pendengar akan menjadi tertaik dalam mendengarkan isi dari pidato tersebut.
· Isi Metode Penyajian Oral :
Metode Penyajian Oral merupakan persiapan-persiapan dalam melakuakn penyampaian pidato secara lisan maupun secara tertulis. Dalam penyampian pidato secara lisan seperti gerak-gerik, sikap, hubungan langsung dengan hadirin menjadi penting untuk diperhatikan. Untuk pidato tertulis hal ini diabaikan.
Dan dalam penyajian lisan pendengar harus mendengarkan seluruh uraian yang akan disampaikan. Tidak dapat memilih mana yang ahrus didahulukan dan man yang dapat diabaikan. Tetapi dalam penyampaian secara tertulis pembaca bebas memilih bebas memilih mana yang dianggapnya paling menarik dan yang mana dapat ditunda. Itulah mengapa Metode Penyajian Oral begitu penting untuk diperhatikan.
· Empat Metode Penyajian Lisan :
a) Metode impromptu (serta-merta) : Metode ini adalah metode persiapan sesaat. Penyampaiannya dilakukan dengan spontanitas berdasarkan pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya. Pengetahuan yang ada dikaitkan dengan situasi dan kepentingan saat itu akan sangat menolong pembicara.
b) Metode Mengahafal : Metode ini kebalikan dari metode yang ada diatas. Penyajian lisan yang dibawakan bukan hanya direncanakan tetapi juga dicatat, kemudian dihafal kata demi kata. Ada pembicara yang berhasil menggunakan metode ini, tapi akan ada kecenderungan untuk berbicara cepat-cepat. Dengan begitu pembicara tidak dapat melihat reaksi-reaksi yang dilakukan oleh para pendengar.
c) Metode Naskah : Metode ini jarang dipakai, kecuali pada pidato resmi dan pidato-pidato radio. Metode ini sifatnya masih sanagt kaku, sebab bila tidak mengadakan latihan yang cukup maka pembicara seolah-olah menimbulkan suatu tirai antara dia dengan pendengar.
d) Metode Ekstemporan (tanpa persiapan naskah) : Dalam metode ini pembicara harus menyiapkan segala sesuatunya dengan cermat. Membawa catatan kecil sebagai inti dari isi penyampian disiapkan untuk menentukan sikap mana yang harus diambil dalam mengadapi para hadirin.
· Persiapan Penyajian Lisan :
Persiapan-persiapan untuk penyajian lisan, dapat dilihat melalui ketujuh langkah berikut :
A. Meneliti masalah : 1. Menentukan maksud
2. Menganalisa pendengar dan situasi
3. Memilih dan menyempitkan topic
B. Menyusun Uraian : 4. Mengumpulkan bahan
5. Membuat kerangka uraian
6. Menguraikan secara mendetail
C. Mengadakan Latihan : 7. Melatih dengan suara nyaring
· Menentukan maksud dan topik :
Setiap tulisan selalu menentukan topik tertentu yang ingin disampaikan. Tentunya didalam topik yang akan disampaikan harus memiliki maksud sebuah uraian lisan. Oleh sebab itu dalam menentukan maksud sebuah uraian lisan, pembicara harus selalu memikirkan tanggapan apa yang diinginkan dari para pendengar. Pembicara tentu menginginkan agar pendengar yakin atau mamahami sebaik-baiknya persoalan yang dikemukakan, atau percaya terhadap informasi yang diberikannya. Pembicara misalnya dapat mengharapkan tindakan-tindakan tertentu dari para pendengar sesudah ia menyelesaikan uraiannya. Bila pembicara tetap memperhatikan apa yang diinginkan, serta mengharapkan tanggapan-tanggapan atau reaksi-reaksi tertentu, maka ia sebenarnya sudah cukup banyak menghemat waktu dengan menghidarkan hak-hal yang tidak esensil.
Oleh karena itu topik pembicaraan dan tujuannya merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Topik dan tujuan pertama-tama merupakan persoalan dasar bagi tema uraian dan wujud tema itu sendiri, dan kedua, topik dan tujuan bertalian sangat erat dengan tanggapan yang diharapkan dari para pendengar dengan mengemukakan tema tadi. Sering terjadi bahwa tujuan yang diinginkan pembicara mempengaruhi pula pilihan atas suatu topik tertentu. 

Kedudukan Bahasa Indonesia

Kedudukan Bahasa Indonesia




Ø Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional

Fungsi Bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional:
1. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai Lambang kebanggaan kebangsaan
Bahasa Indonesia mencerminkan nilai – nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Atas dasar kebanggaan ini , Bahasa Indonesia harus kita pelihara dan kita kembangkan. Serta harus senantiasa kita bina rasa bangga dalam menggunakan Bahasa Indonesia.



2 Bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang identitas nasional
Bahasa Indonesia dapat memiliki identitasnya apabila masyarakat pemakainya/yang menggunakannya membina dan mengembangkannya sehingga bersih dari unsur – unsur bahasa lain.




Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat perhubungan antar warga, antar daerah, dan antar budayaDengan adanya Bahasa Indonesia kita dapat menggunakannya sebagai alat komunikasi dalam berinteraksi/berkomunikasi dengan masyarakat-masyarakat di daerah (sebagai bahasa penghubung antar warga, daerah, dan buadaya). 
4.Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat yang memungkinkan penyatuan berbagai – bagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing – masing kedalam kesatuan kebangsaan Indonesia.
Dengan bahasa Indonesia memungkinkan berbagai suku bangsa mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu dengan tidak perlu meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai – nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan.

Ø Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara 

Fungsi Bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa Negara:
1. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan
Sebagai bahasa resmi kenegaraan , bahasa Indonesia dipakai didalam segala upacara, peristiwa dan kegiatan kenegaraan baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.
2.Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa pengantar didalam dunia pendidikan
Bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar yang digunakan di lembaga – lembaga pendidikan mulai dari taman kanak – kanak sampai dengan perguruan tinggi diseluruh Indonesia.
3.Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan
Bahasa Indonesia dipakai bukan saja sebagai alat komunikasi timbal – balik antara pemerintah dan masyarakat luas, dan bukan saja sebagai alat perhubungan antar daerah dan antar suku , melainkan juga sebagai alat perhubungan didalam masyarakat yang sama latar belakang sosial budaya dan bahasanya.
4.Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Bahasa Indonesia adalah satu – satunya alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sedemikian rupa sehingga ia memikili ciri – ciri dan identitasnya sendiri ,yang membedakannya dari kebudayaan daerah.
Fungsi Bahasa Indonesia
Ø Bahasa Indonesia memiliki beberapa fungsi. Diantaranya, Fungsi-Fungsi tersebut terdiri dari :
1. Sebagai alat untuk mengungkapkan Ekspresi diri
Bahasa, dalam hal ini yaitu Bahasa Indonesia dapat digunakan sebagai alat untuk mengungkapkan Ekspresi diri. Dengan bahasa, kita dapat mengungkapkan perasaan/ekspresi yang sedang kita rasakan atau hendak kita tunjukan kepada orang lain sehingga orang lain dapat mengerti apa yang kita maksudkan.
2. Sebagai alat Komunikasi
Dalam berkomunikasi alat yang paling sering/lazim digunakan adalah Bahasa. Dengan adanya bahasa, setiap orang dapat saling berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Komunikasi adalah kelanjutan dari ekspresi diri yang kita sampaikan kepada orang lain dan mendapatkan respon balik dari ekspresi yang kita sampaikan tersebut.
3. Sebagai Adaptasi & Integrasi
Dalam kehidupan kita sebagai makhluk sosial, selain berkomunikasi kita dituntut untuk dapat berbaur & menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan lingkungan disekitar kita. Dengan adanya bahasa, kita akan dapat dengan mudah berbaur dan menyesuaikan diri dengan lingkungan disekitar kita atau lingkungan yang sedang kita datangi. Pada saat kita beradaptasi dengan lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih dan menggunakan bahasa yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang kita hadapi.
4. Sebagai Kontrol Sosial
Bahasa sebagai Kontrol Sosial, dengan adanya bahasa dapat memberikan kontrol terhadap perilaku/tingkah laku/sikap yang dilakukan.
Misalnya:
Hati-hati jalan Licin!!.
Pemberitahuan tersebut dimaksudkan untuk dapat berhati-hati dalam melewati jalan tersebut karena kondisi jalan yang licin.